JAKARTA – Banjir rob yang menjadi bencana langganan warga Muara Angke Penjaringan mengganggu aktivitas warga karena telah mempengaruhi akses jalan ke Pelabuhan Kali Adem.
“Kami ingin pemerintah bisa memberikan solusi kepada warga di sini. Setiap hari banjir rob mengganggu aktivitas warga di sini,” ujar Parman, salah seorang warga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017).
Bukan hanya Parman, Mutmainah, Ketua RW 20, Pluit Penjaringan juga menyampaikan keluhannya atas banjir rob yang kerap terjadi.
Menurutnya banjir rob di daerahnya sudah sangat parah. “Banjir rob semakin parah,” ujarnya singkat.
Dilansir Okezone, diketahui saat ini banjir rob dengan ketinggian 50 sentimeter tangah menggenangi wilayah Muara Angke.
Akibat banjir tersebut, kendaraan roda empat dan dua tidak bisa melintas. Sementara pemerintah setempat belum mengambil tindakan soal banjir rutin di wilayah itu.
Â





