Banjir Rob Robohkan 10 Rumah di Demak

ilustrasi Rumah nelayan di Belawan, terdampak banjir rob. Foto: Mongabay

DEMAK – Banjir rob akibat naiknya air permukaan laut telah merobohkan  10 rumah warga Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (1/12/2017).

Menurut Kepala Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Zamroni, di Demak, robohnya 10 rumah milik warganya setelah terjadi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada Jumat (12/1) pukul 04.00 WIB.

Arus air banjir rob tersebut cukup deras, sehingga mengakibatkan rumah warganya itu roboh.

Pemilik rumah, kata dia, untuk sementara mengungsi di Balai Desa Sriwulan, sambil menunggu banjir rob surut. Warga yang mengungsi sementara, kata dia, ada pula karena rumahnya terendam banjir rob, sehingga harus mengungsi sementara.

Menurut dia, banjir rob kali ini merupakan yang terparah, karena banjir rob sebelumnya tidak sampai mengakibatkan kerusakan rumah warga.

Ia berharap, ada perhatian dari pemerintah, karena banjir rob sudah berlangsung sejak belasan tahun yang lalu, “Kondisi saat ini, seharusnya termasuk darurat bencana, sehingga membutuhkan penanganan cepat,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pembangunan tanggul menjadi sebuah keharusan agar warganya tidak dalam ancaman banjir rob.

Jika masih harus menunggu penanganan menggunakan hibrid engeenering dan tanaman mangrove, kata dia, tidak efektif. “Upaya yang bisa ditempuh saat ini dengan membuat tanggul laut,” ujarnya.

 

Advertisement