NEW DELHI (KBK) – Banyak cara untuk mensejahterakan rakyat oleh negara, bukan saja dengan memberikan subsidi ekonomi, sosial, politik dan budaya, tapi bisa juga melalui teknologi.
Karena handphone sudah menjadi bagian utama dari kehidupan masyarakat modern, India memiliki cara untuk membantu rakyat miskin dengan membuat handphone berbasis Android dengan harga termurah di dunia. Hanya dibandrol $4 Amerika saja atau sekitar Rp54.000 saat ini. Dengan mata uang India dihargai sekitar 251 Rupee.
Perusahaan lokal India, Dering Bells, yang berbasis di negara bagian Utara Uttar Pradesh, mulai menjual smartphone bermerek Freedom 251 itu melalui laman situsnya, Kamis (18/2/2016).
Karena banyaknya permintaan laman web itu menjadi crash hanya satu jam setelah diluncurkan. Namun beberapa jam kemudia web kembali aktif, Kamis malam.
Perusahaan Dering Bells sendiri baru didirikan tahun lalu dan diluncurkan di New Delhi dihadiri pemimpin senior dari partai Perdana Menteri Narendra Modi.
Presiden perusahaan Ashok Kumar Chadha mengatakan, smartphone Android ini merupakan ambisi Perdana Menteri yang dikenal dengan inisiatif “Membuat di India” dan “Clean India”. Ia berpirinsip masyarakat India harus menggunakan teknologi canggih buatan anak India sendiri.
Untuk membuat Freedom 251 ini perusahaan membeli suku cadang dari Taiwan dan merakitnya di India.
Smartphone ini dilengkapi dengan layar 10 cm dan didukung oleh prosesor 1.3GHz quad-core dan RAM 1GB. Muncul dengan penyimpanan built-in 8GB yang dapat lebih diperluas hingga 32GB dengan kartu microSD.
Freedom 251 dijalankan dengan Operating System (OS) Lolipop Android 5.1 dan dilengkapi dengan kamera belakang 3,2 megapiksel, kamera depan 0,3 megapiksel, dukungan 3G, konektivitas Wi-Fi dan baterai 1450mAh.
Meskipun biaya penjualan rendah, Dering Bells mengklaim telah menerima subsidi dari pemerintah untuk pembuatan smartphone inio. Smartphone hanya dijual secara online awalnya, untuk membantu perusahaan memotong biaya distribusi dan mempertahankan harga.
Pelanggan juga akan mendapatkan beberapa aplikasi pra-instal di ponsel termasuk Women Safety, Swachh Bharat or Clean India, Fisherman, Farmer, Medical, Google Play, WhatsApp, Facebook, dan YouTube.
Seperti disitat dari Al Jazeera, Jumat (19/2/2015) Menurut sebuah laporan oleh perusahaan riset International Data Corporation (IDC), pada tahun 2015 pasar smartphone India tumbuh 28,8 persen menjadi 103.600.000 unit, memposisikan diri sebagai salah satu pasar smartphone yang paling cepat berkembang di wilayah ini.





