Bantuan Stimulan untuk Ribuan Korban Gempa Cianjur Belum Cair

Ilustrasi Sejumlah warga di Kampung Cikamunding, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memunguti besi dari puing reruntuntuhan bangunan terdampak gempa, Selasa (13/12/2022). (Foto: Tribun Jabar)

CIANJUR – Ribuan warga korban gempa belum bisa mencairkan bantuan stimulan pembangunan rumah dari pemerintah karena mengajukan perubahan perbaikan kerusakan dari sedang ke berat atau ringan ke sedang.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, NurzeinĀ  mengatakan warga yang sudah memiliki buku rekening tetapi saldo-nya nol karena adanya pengaduan perbaikan kerusakan, sehingga belum bisa melakukan pembangunan.

“Karena mengajukan perubahan kerusakan harus diproses dan direvisi Surat Keputusan (SK) Bupati Cianjur perubahan, sehingga tabungan sudah diterima namun saldo masih nol karena belum masuk dalam sistem, jumlahnya lebih dari 2.000 orang,” katanya.

Sehingga pihaknya meminta warga yang saldo-nya masih kosong untuk bersabar menunggu SK perubahan yang sudah diajukan ke pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebelum dikirim ke buku rekening warga terdampak.

Pihaknya menegaskan kebijakan pencairan stimulan untuk warga korban gempa Cianjur, berada di pemerintah pusat bukan ditahan pemerintah daerah, namun pemerintah daerah mendorong pemerintah pusat untuk segera mengabulkan SK perubahan sehingga warga dapat membangun rumahnya.

Sementara warga penyintas gempa di sejumlah kecamatan di Cianjur seperti Pacet, Cugenang, dan Cianjur, mengeluhkan lambatnya pencairan stimulan tahap I dan II yang hingga saat ini belum mereka terima meski buku tabungan sudah didapatkan beberapa bulan lalu.

Sebagian besar saldo dalam buku tabungan masih nol, sehingga warga sempat mempertanyakan hal tersebut ke Pemkab Cianjur dengan cara menggelar aksi unjukrasa damai beberapa waktu lalu.

 

Advertisement