PASAMAN BARAT – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengirimkan armada dan relawan tambahan beserta dengan tim kesehatan dan armada ambulan menuju titik terdampak Desa Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jumat malam (25/02/2022).
Sebelumnya melalui Dompet Dhuafa Singgalang, tim respons bencana sudah melakukan asesmen dan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Terdapat sejumlah korban, seperti korban patah tulang kaki, tangan dan sebagainya. Bahkan ada ibu-ibu yang sedang hamil dan masih merasa trauma,”ujar Amrullah tim Dompet Dhuafa Singgalang melaporkan dari lapangan, sebagaimana dikutip dari dmcdompetdhuafa.org.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan pada pukul 16.30 WIB jumlah korban meninggal teridentifikasi 3 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 4 di Kabupaten Kabupaten Pasaman.
Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.
Terhitung ada 100 unit lebih rumah rusak berat, 300 unit lebih rumah rusak ringan. Satu unit fasilitas pendidikan rusak sedang. Satu balairong rusak ringan. Satu aula kantor bupati rusak ringan.
Sejak berada di lokasi bencana, Tim Respons DMC Dompet Dhuafa tengah bergerak dalam ragam upaya seperti koordinasi di Posko Induk Kabupaten Pasaman Barat, asesmen di wilayah Kecamatan Talamau
Kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kebutuhan mendesak pascagempa berupa makanan pokok bagi warga terdampak di Jorong Tanjung Beruang Nagari Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat.





