Dompet Dhuafa Promosikan Filantropi Hijau dan Keuangan Sosial Islam di Bank Dunia

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa memperkenalkan model filantropi Islam Indonesia di forum internasional International Conference on Islamic Economics and Finance for Sustainable Development (IFESDC) 2026 yang berlangsung di Markas Besar Bank Dunia, Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam forum tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini memaparkan konsep “Social Finance Practices to Achieve Social Welfare” sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat melalui keuangan sosial Islam.

Memasuki usia ke-33, Dompet Dhuafa menegaskan perannya dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) secara terintegrasi dengan pembiayaan produktif berbasis keuangan mikro syariah.

Pendekatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar mampu keluar dari kemiskinan dan menciptakan kemandirian ekonomi.

Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa menghimpun dana filantropi sebesar US$26,15 juta dan menyalurkan US$26,13 juta kepada lebih dari 2,82 juta penerima manfaat di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi.

Ahmad Juwaini menegaskan bahwa pengelolaan dana sosial Islam tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong transformasi penerima manfaat dari mustahik menjadi muzaki.

“Sinergi zakat, wakaf, dan aktivitas ekonomi dapat menciptakan masyarakat yang mandiri,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, program Beasiswa ETOS, Bakti Nusa, dan SMART Ekselensia telah menjangkau lebih dari 96 ribu penerima manfaat hingga 2025. Sementara itu, di sektor ekonomi, sebanyak 11.653 pelaku usaha mikro mendapat pendampingan melalui program seperti DD Farm, Desa Tani, dan budi daya udang vaname, dengan sekitar 70 persen peserta berhasil meningkatkan taraf hidupnya.

Memasuki babak baru perjalanannya, Dompet Dhuafa mengusung tema “Transformasi Filantropi Hijau” sebagai komitmen mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan dalam pengelolaan filantropi Islam.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here