JAKARTA – Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Putut Cahyo Widodo mengatakan dua bayi korban Lion Air JT 610 yang sudah diketahui sampel DNA-nya belum mendapatkan data antemortem yang cocok.
“Ada dua bayi yg sempat teranalisa tapi belum cocok DNA-nya, secara genetik ada yang cocok,” ujarnya di Jakarta, Rabu (7/11/2018), dikutip Antara.
Kombes Putut juga mengaku belum bisa memastikan ada keluarganya yang meninggal atau tidak dalam kecelakaan pesawat tersebut.
Menurutnya jika bayi teridentifikasi dan ada DNA yang cocok dengan orang tuanya, maka jenazah akan teridentifikasi secara beruntun dan petugas akan mudah menginformasikan ke keluarga korban.
Sebelumnya, tim Disaster Victim Identificafion (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menemukan bagian tubuh bayi ditemukan dalam kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610





