FLORIDA – Seorang bayi berusia tiga bulan asal Inggris dipanggil ke kedutaan besar AS di Inggris untuk wawancara, setelah kakeknya melakukan kesalahan mencentang kotak pada formulir visa.
Paul Kenyon mengisi formulir visa cucunya sebelum keluarga mereka pergi ke Orlando, Florida, dan salah mencentang untuk pertanyaan, “Apakah Anda berusaha untuk terlibat terlibat dalam kegiatan teroris kegiatan, spionase, sabotase, atau genosida? ”
Kenyon sendiri baru menyadari kesalahannya saat visa sang bayi ditolak.
“Aku tidak percaya bahwa mereka tidak bisa melihat itu adalah kesalahan asli karena bayi ini masih berusia tiga bulan, ” ungkap Kenyon, seperti dilansir RT, Selasa (18/4/2017).
Bayi itu akan dibawa ke kedutaan London untuk bertemu dengan para pejabat. Ia dan keluarganya diwawancara hampir 10 jam lamanya, yang membuat mereka akhirnya ketinggalan pesawat.
Kejadian ini menjadi viral di Inggris dan membuat Amerika banyak dibicarakan bahkan dianggap terlalu berlebihan karena takut akan teroris.





