Israel Tolak Penuhi Tuntutan Tahanan Palestina

Ilustrasi/ Palestina Info

ISRAEL – Aksi mogok makan yang dilakukan ratusan tahanan Palestina di penjara Israel tidak membuat Israel akan melakukan negosiasi terkait tuntutan yang diinginkan para tahanan.

Para tahanan diketahui melancarkan aksi mogok makan dan telah mengeluarkan daftar tuntutan, termasuk akses ponsel, diperpanjang hak mengunjungi dan layanan medis yang lebih baik.

Dikutip AFP, Radio publik Israel melaporkan bahwa Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan telah memerintahkan unit intervensi untuk standby dan rumah sakit darurat dibentuk diluar satu penjara untuk mengevakuasi  tahanan yang sakit.

Meski demikian ia mengatakan tuntutan para  tahanan tidak masuk akal dan menolak bernegosiasi.

Mogok ini dimotori oleh pemimpin para tahanan, Marwan Barghouti. Akibat aksi mogok, Barghouti kini dipindahkan ke penjara lain dan ditempatkan di sel isolasi.

Beberapa analis Israel telah berusaha untuk menyoroti persaingan antara Barghouti dan Abbas dalam partai  mereka, yang menunjukkan seruannya untuk mogok makan juga terkait dengan politik internal.

Dari 6.500 tahanan Palestina, 62 adalah perempuan dan 300 anak di bawah umur. Beberapa 500 ditahan di bawah penahanan administratif, yang dipenjara tanpa tuduhan atau pengadilan.

Advertisement