MAKASSAR – Belasan ribu orang wara Makassar berdesakan datang ke acara halal bihalal yang digelar Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK, di kediaman pribadinya, Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan.
Membludaknya warga membuat puluhan warga terhimpit saat sama-sama memaksa masuk. Sebelumnya pagar besi telah disiapkan aparat untuk mengatur antrean. Sebanyak 23 warga pingsan karena tak kuat berdesakan untuk masuk ke halaman rumah wapres.
Kericuhan berlangsung sekitar 15 menit saat beredar informasi antrian open house telah ditutup aparat keamanan. Seluruh korban pingsan langsung ditangani tim medis dari Dinas Kesehatan Makassar. Dinkes memang membuka posko kesehatan di lokasi.
Juru Bicara Wapres Husain Abdullah, mengatakan jumlah warga yang ingin mengikuti open house JK diperkirakan lebih dari 10 ribu orang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Ada sekitar 1.000 aparat TNI-Polri yang berjaga.
“Kami sudah antisipasi membludaknya antrean warga dengan menyiapkan posko kesehatan dan pengamanan lengkap karena pengalaman beberapa tahun lalu jatuhnya korban saat open house, tahun ini jumlahnya lebih banyak dan bisa diatasi dengan cepat,” ujar Husain, dilansir Riau24.
Tiga tahun lalu, 1 Agustus 2014, saat JK menggelar open house di rumahnya, dua warga Makassar meninggal dunia akibat terhimpit dan kehabisan oksigen saat mengantri, yakni Harni Dg. Intang (48) dan Hadika (11). Kedua korban mendapat santunan selayaknya dari keluarga besar Kalla.





