Belasan Rumah di Sumbawa Hanyut akibat Banjir Bandang

Ilustrasi Salah satu rumah di Bima yang hanyut akibat banjir bandang/ suarantb.com

MATARAM – Sebanyak 17 unit rumah semi permanen hanyut akibat diterjang banjir bandang yang melanda enam kecamatandi Kabupaten Sumbawa pada Selasa, pukul 16.00 Wita.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat, mengatakan enam kecamatan yang dilanda banjir bandang, yakni Kecamatan Lenangguar, Moyo Hulu, Empang, Ropang, Lunyuk, dan Alas,

Dia menambahkan, banjir bandang tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan dan tingginya sedimentasi di daerah aliran sungai serta tidak maksimalnya bangunan infrastruktur pengaman tebing di wilayah terdampak,” katanya.

Ia menyebutkan, seperti dilansir Antara, sebanyak 17 rumah semi permanen yang hanyut akibat banjir tersebut merupakan rumah warga Kecamatan Moyo Hulu. Semuanya tersebar di Desa Lito sebanyak lima unit, Desa Semamung dua unit, Desa Brang Rea tiga unit, Desa Sebasang dua unit, dan Desa Batu Tering sebanyak lima unit.

Untuk data sementara jumlah warga terdampak banjir, kata dia, sebanyak 26 kepala keluarga di Kecamatan Lenangguar. Sedangkan di Kecamatan Moyo Hulu sebanyak 770 jiwa di Desa Lito, 44 jiwa di Desa Brang Rea, 15 jiwa di Desa Batu Tering.

Muhammad menambahkan anggota TNI dan Polri juga ikut terlibat bersama-sama melakukan penanganan dampak banjir bandang.

Sementara kebutuhan mendesak saat ini adalah dapur umum, logistik, air minum, terpal, matras, tenda, selimut, family kit, perlengkapan bayi dan lansia, serta air bersih. Ini sedang kami koordinasikan dengan dinas terkait.

Advertisement