JAKARTA, KBKNEWS.id – Ledakan bom aktif peninggalan Perang Dunia II yang dimusnahkan polisi di Blitar, Jawa Timur, sempat membuat warga panik.
Suara ledakan yang sangat keras bahkan dikira sebagai letusan Gunung Kelud karena getarannya terasa hingga radius sekitar lima kilometer dari lokasi peledakan.
Bom jenis aircraft bomb itu sebelumnya ditemukan seorang pemancing di Sungai Jalan Manggar, Kota Blitar.
Tim gabungan Jibom Brimob Polda Jawa Timur dan Polres Blitar Kota kemudian mengevakuasi bom yang dipastikan masih aktif meski sebagian permukaannya telah berkarat akibat lama terendam di sungai.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T. Lalo mengatakan bom berukuran sekitar 1,5 meter dengan diameter 25–30 sentimeter dan berat sekitar 50–100 kilogram tersebut kemudian dimusnahkan melalui proses disposal di kawasan bekas tambang Kali Bladak, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang jauh dari permukiman warga.
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar menjelaskan, sebelum peledakan dilakukan, petugas lebih dahulu mensterilkan lokasi untuk memastikan tidak ada warga maupun pekerja tambang di sekitar area.
Proses disposal berlangsung sesuai prosedur dan selesai tanpa kendala.
Seorang warga Nglegok mengaku suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.
Mereka sempat mengira Gunung Kelud meletus sebelum mengetahui bahwa suara tersebut berasal dari pemusnahan bom oleh tim Jibom.
Polisi hingga kini belum dapat memastikan asal-usul bom tersebut. Namun, berdasarkan bentuk fisiknya, benda itu diduga merupakan bom udara peninggalan Perang Dunia II atau masa agresi militer yang telah lama tertimbun di lokasi penemuan.





