Makassar Hadapi Ancaman Kekeringan, Lebih dari 50 Ribu Warga Berisiko Terdampak

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat sebanyak 50.342 jiwa berpotensi terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Berdasarkan hasil asesmen, terdapat 173 titik rawan kekeringan yang tersebar di enam kecamatan, meliputi Ujung Tanah, Tallo, Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang, dan Manggala.

Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar mengatakan kekeringan terutama dialami warga yang mengandalkan air tanah sebagai sumber kebutuhan sehari-hari.

Penurunan debit air tanah selama musim kemarau serta terbatasnya sumber air alternatif membuat masyarakat semakin rentan mengalami krisis air bersih.

Secara keseluruhan, potensi kekeringan mencakup 27 kelurahan dengan 12.717 rumah tangga atau sekitar 14.564 kepala keluarga. Untuk mengantisipasi dampaknya, BPBD menyiapkan empat mobil distribusi air, 57 tandon penampungan, empat pompa air, serta mengerahkan 180 personel guna membantu penyaluran air bersih.

BPBD menyebut wilayah yang masih mendapat pasokan dari PDAM relatif aman. Namun, jika cuaca kering terus berlanjut, cadangan air PDAM diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 30 hari.

Karena itu, BPBD terus melakukan pemantauan dan langkah antisipatif agar dampak kekeringan tidak meluas.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here