TAIWAN – Satuan Tugas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan belum mendapatkan laporan ada WNI menjadi korban jiwa dari kecelakaan kereta yang menewaskan 18 orang.
Anggota Satgas TKI Taiwan, Agus Susanto mengatakan kepada Kantor Berita Antara di Beijing, Senin pagi, hingga Minggu (21/10/2018) malam pukul 23.00 waktu setempat (22.00 WIB), jumlah korban tewas dalam peristiwa itu sebanyak 18 orang dan luka-luka 168 orang.
KA Puyuma Express yang berangkat dari Stasiun Shulin menuju Kabupaten Taitung dengan membawa 366 penumpang keluar dari relnya saat melintas di dekat Stasiun Xinma, Kabupaten Yilan (wilayah timur laut), pada pukul 16.50 waktu setempat (17.50 WIB).
Delapan gerbong terguling dan melintang di atas rel. Sedangkan lima gerbong lainnya masih tetap dalam posisi semula.
Peristiwa nahas yang dialami kereta semi cepat lintas pesisir Pulau Formosa itu merupakan catatan terburuk kecelakaan di lintasan kereta api di Taiwan dalam tiga dasawarsa terakhir.
Penyebab kecelakaan yang menimpa kereta api yang dioperasikan oleh Taiwan Railways Administration (TRA) itu masih dalam penyelidikan.




