Benarkan Adanya Potensi Pergerakan Lempeng Tektonik di Sesar Lembang, BMKG Imbau Warga Melek Bencana

Ilustrasi gempa

BANDUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membenarkan adanya potensi pergerakan lempeng tektonik di sesar Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Namun, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan masyarakat  tak takut dengan informasi yang didasari kajian ilmiah itu.

“Itu indikasi bahwa bumi kita masih hidup, keseimbangan alam. Jadi memang harus bergerak hanya memang secara berkala, saat bergerak itu kan lempang itu tumbukan, ada yang tumbuk, ada yang nyerempet. Nah, saat terjadi tumbukan itulah terasa adanya getaran (gempa),” katanya, di Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Ia mengimbau masyarakat memahami pergerakan lempeng tektonik keniscayaan di negara potensi rawan bencana seperti Indonesia. Masyarakat bisa teredukasi dan ramah dengan bencana bukan justru ditakuti.

Ia meminta masyarakat tidak mempercayai informasi hoaks tentang potensi terjadinya gempa di beberapa daerah yang disebarluaskan melalui media sosial, juga dibumbui dengan imbauan tertentu, sementara sumbernya tidak jelas.

Informasi mengenai potensi terjadinya pergerakan lempeng tektonik yang menimbulkan gempa benar adanya. Namun menjadi hoaks apabila dibubuhi dengan imbauan-imbauan yang menakut-nakuti masyarakat.

“Kenapa saya katakan itu hoaks atau bukan, persoalannya informasi ilmiah buat kita bagus, tapi dikemas dengan editing dan seting yang dibuat-buat, dibumbui dengan harus ada evakuasi, harus membawa ransel, itu yang salah,” pungkasnya, dikutip metrotvnews.

Advertisement