Bencana Banjir dan Longsor Peru, 62 Tewas

Banjir Peru/ Reuters

PERU – Banjir  dan tanah longsor selama tiga hari terakhir menyusul serangkaian badai lainnya, telah menewaskan  62 orang dan 12.000 rumah hancur di Peru.

Pihak berwenang mengatakan mereka memperkirakan hujan disebabkan oleh pemanasan air di permukaan di bagian timur Samudera Pasifik  adan kan terus berlanjut selama dua minggu.

Sekolah nasional diliburkan  dan Presiden Pedro Pablo Kuczynski mengatakan  bahwa pihak berwenang siap untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Salah satu cuplikan dramatis di sebuah video menyebar ketika di ibukota Peru Lima, seorang wanita berjuang keluar dari tanah longsor, setelah  hujan deras menewaskan  setidaknya selusin orang dan mengancam banjir dimana-mana.

Warga tertegun menyaksikan video yang direkam pada kamera ponsel, dimana terlihat Evangelina Chamorro melarikan diri setelah tersapu ke longsoran lumpur, puing-puing kayu dan hewan ternak, sekitar 53 kilometer di selatan pusat kota Lima, demikian dilansir AP.


Advertisement