Bencana Pergerakan Tanah di Cianjur, Ratusan Pengungsi Butuh Bantuan

Foto Ilustrasi

CIANJUR –  Bencana pergerakan tanah membuat lima ratusan kepala keluarga warga Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Cianjur, Jawa Barat, mengungsi ke sejumlah tempat yang dinilai aman.

Saat ini korban yang mengungsi di madrasah, sekolah dan masjid membutuhkan bantuan logistik dan makanan serta kendaraan untuk mengevakuasi barang berharga dari rumah mereka yang mulai mengalami rusak berat akibat bertambah dalamnya pergerakan tanah.

Kepala Desa Waringinsari, Cecep Supriadi mengatakan pergerakan tanah terus bertambah parah setiap harinya dengan kedalaman mencapai satu meter lebih serta longsor yang bertambah panjang.

“Rumah warga yang awal didata hanya rusak ringan dan sedang saat ini mengalami luka berat karena tanah dibawahnya terus bergerak dan semakin dalam. Sehingga warga berharap ada kendaraan yang disediakan untuk membawa barang bergharga miliknya ke tempat aman,” katanya, dilansir Antara.

Banyaknya warga yang mengungsi membuat pasokan logistik yang mereka bawa menipis, sehingga warga sangat membutuhkan bantuan logistik dan obat-obatan termasuk peralatan untuk tidur seperti selimut dan kasur.

Sidiq (22) seorang warga mengaku, bantuan logistik terutama makanan sangat dibutuhkan karena sejak awal terjadi bencana, warga tidak memiliki penghasilan untuk membeli bahan makanan.

“Jumlah warga yang jadi korban banyak, sementara persediaan makanan terbatas. Kalaupun ada bantuan diutamakan makanan, kalau pakaian masih banyak yang terselamatkan,” katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, memasuki hari keempat bencana pergerakan tanah, pihaknya telah mengirimkan bantuan logistik, terutama makanan serta menerjunkan tim untuk melakukan assesment.

“Pergerakan tanah diperkirakan akan terus belangsung hingga sepekan ke depan, terlebih saat ini cuaca hujan setiap harinya. Logistik kami kirim, termasuk hari ini, tim bantuan sudah diterjunkan untuk evakuasi dan pendataan. Kami telah berkoordinasi dengan instansi lain untuk memberikan bantuan,” katanya.

Advertisement