Berakhirnya Musim Dingin, Virus Zika Bisa Menyebar ke Eropa

Zika disebabkan virus yang dari gigitan nyamuk.Foto:.freemalaysiatoday.com

JENEWA-Badan kesehatan dunia, WHO menyatakan kemungkinan virus Zika bisa menyebar ke Eropa seiring dengan semakin hangatnya cuaca.

Pada Rabu (18/5), Kantor WHO wilayah Eropa merilis tinjauan pertama terkait ancaman Zika untuk kawasan tersebut. Dalam rilis tersebut tertulis bahwa risiko keseluruhan penyebaran virus ini di Eropa dalam kategori rendah hingga sedang.

Risiko akan meningkat di sejumlah daerah di mana nyamuk Aedes berkembang, khususnya di pulau Madeira dan wilayah timur laut perairan Laut Hitam.

“Ada risiko penyebaran penyakit virus Zika di Kawasan Eropa dan risiko ini bervariasi dari satu negara ke negara lainnya,” kata Zsuzsanna Jakab, direktur regional WHO untuk Eropa, dilansir Reuters, Rabu (19/5).

Untuk itu, tambahnya, WHO mengingatkan negara Eropa untuk tetap waspada. “Negara-negara berisiko tinggi harus memperkuat kapasitas nasional dan memprioritaskan kegiatan yang akan mencegah wabah Zika dalam skala besar,” ujarnya.

Kantor WHO untuk Eropa juga menyatakan bahwa jika tidak ada langkah untuk mengurangi ancaman Zika, kehadiran nyamuk Aedes aegypti yang dapat membawa virus tersebut yang berarti kemungkinan penularan Zika dapat terjadi di 18 negara Eropa.

Sementara, 36 negara Eropa lainnya mengalami ancaman risiko penyebaran virus Zika dalam skala rendah, sangat rendah atau tidak tersebar sama sekali. Pasalnya, nyamuk aedes tidak ditemukan di sejumlah negara itu dan iklim di sana tidak akan membuat nyamuk jenis itu mampu bertahan hidup.

Advertisement