JAKARTA – Dompet Dhuafa melalui program Tebar Hewas Kurban (THK) memudahkan siapapun yang ingin berbagi kebahagiaan hari raya, melalui kurban digital.
Para pekurban diberi kemudahan akses bila ingin mewujudkan niatnya, dan cukup hanya semudah update status.
“Bila dulu orang berkurban hanya dengan mendatangi gerai dan jarak dari rumah ke gerai terkadang membuat orang enggan menunaikan niatnya. Dengan digitalisasi, masyarakat dapat berkurban semudah update status,” terang Muhammad Ihsan, selaku Manager Digital Fundrising Dompet Dhuafa, sebagaimana dilaporkan Zul.
Digitalisasi tersebut juga memudahkan lembaga untuk mengonfirmasi kurban yang telah masuk.
“Kalau dulu di campaign kita, ada banner dengan harga kambing sekian dan disertakan berbagai rekening bank. Hal tersebut tidak efektif dan menyulitkan konfirmasi ulang ke pekurban. Kini, dengan digitalisasi kita langsung update kurban kepada para donatur dan lebih akuntabel,” tambahnya.
Berbagai platform e-commerce juga telah menjadi mitra THK Dompet Dhuafa. Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Blibli dan sebagainya, dapat masyarakat gunakan untuk transaksi berkurban.
Diberitakan sebelumnya, Yuli Pudjihardi, selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa mengatakan pada THK tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan dapat menyalurkan 30.000 ekor hewan kurban ke seluruh pelosok Indonesia, di 34 provinsi.
Dompet Dhuafa juga menyalurkan hewan kurban di sembilan negara konflik, denga menggandeng sebanyak 77 mitra kelompok ternak, belum termasuk peternak yang ada di luar negeri.





