Bima Banjir Lagi, BPBD Evakuasi Warga ke Masjid dan Bentuk Tim Siaga Bencana

Situasi banjir Bima, Ahad (26/3/2017), listrik dipadamkan. Foto: Suara NTB

MATARAM (KBK) – Banjir di Kota Bima baru saja terjadi, sambungan listrik di Kota Bima dipadamkan dan warga di evakuasi ke masjid-masjid.

Demikian kondisi terkini yang disampaikan warga setempat, Rangga Babuju, Ahad malam (26/3/2017).

Banjir kali ini, dinilai Rangga lebih berbahaya dibanding yang menerjang Januari lalu. “Banjir ini lebih membahayakan, karena banjir kali ini menerjang di malam hari. Kalau banjir sebelumnya tidak terjadi di malam hari,” ungkapnya.

Menurut pantauan Rangga berdasarkan informasi dari relawan Babuju yang turun langsung ke lapangan, di beberapa wilayah genangan air sudah setinggi satu meter, seperti di wilayah Taman Ria Kota Bima. Beberapa jalan negara pun sudah tidak bisa dilewati karena ketinggian air sudah setinggi perut orang dewasa.

Hingga pukul 20.00 tadi, beberapa wilayah di Kota Bima masih turun hujan gerimis dan mendung tebal menggantung di langit. Intensitas hujan juga diperkirakan masih cukup tinggi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Muhammad Rum mengakui Bima kembali diterjang banjir. Baik di wilayah Kota Bima maupun Kabupaten Bima dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Seperti diinformasikan Suara NTB, tindakan awal yang telah dilakukan BPBD kabupaten/kota merespon bencana banjir ini, dengan melakukan tindakan evakuasi warga ke masjid-masjid dan membentuk tim siaga bencana.

Advertisement