BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Esktrem saat Pemilu

Ilustrasi TPS di Pekanbaru pada tahun 2014 tergenang banjir/ Medcom

BANDUNG –  Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia Dwikorita Karnawati mengingatkan Pemprov Jabar untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat pemilihan umum nanti.

Dalam keterangan resminya, Dwikorita menerangkan, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu Wilayah dengan curah hujan tertinggi dan dengan penduduk terpadat di Indonesia, dimana puncak musim hujan diprediksi BMKG dimulai pada akhir Januari hingga Maret mendatang.

“Untuk itu,Pemprov Jabar perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem dengan melakukan sejumlah mitigasi, agar perhelatan Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 14 Februari mendatang dapat berjalan lancar di Jawa Barat.”

Dwikorita yang beraudiensi dengan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (29/1/2024). menyebut tidak ada anomali cuaca dalam musim hujan tahun ini.

Musim hujan, lanjut dia, berlangsung normal, sesuai dengan rata-rata klimatologisnya selama 30 tahun terakhir, dapat mencapai 400 milimeter dalam satu bulan. Hanya saja, menurutnya terkadang akan muncul hujan ekstrem pada skala harian, dimana curah hujan dapat mencapai 150 milimeter per hari.

Akibatnya, tambah dia, hujan tersebut dapat menyebabkan banjir, banjir bandang dan tanah longsor jika tidak diantisipasi sejak awal. Contohnya seperti banjir bandang yang terjadi di kawasan Braga beberapa waktu lalu yang diduga karena terjadi penyumbatan di sungai di daerah hulunya.

“Karenanya, untuk mengantisipasi kejadian tersebut berulang maka perlu dilakukan inspeksi sungai apakah ada sumbatan agar tidak menyebabkan banjir bandang,” pungkasnya.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here