BMKG Minta Warga Bogor Waspada Cuaca Ekstrem akibat Awan Cumulonimbus

Ilustrasi Awan Cumulunimbus/ Youtube

BOGOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor minta warganya mewaspadai potensi cuaca ekstrem akibat adanya awan cumulonimbus (CB).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Bogor Hadi Saputra mengatakanĀ masa peralihan dari musim kemarau ke awal musim hujan yang disebut masa transisi atau pancaroba, ditandai selalu ada potensi awan CB danĀ  akan menyebabkan petir, angin, dan hujan ekstrem.

Ia menjelaskan kondisi itu akan berlangsung sampai November yang artinya potensi hujan ekstrem masih terjadi hingga sepekan ke depan.

“Awan CB ini memicu hujan ekstrem, bahkan hujan es, petir, dan angin kencang,” katanya, dikutip Antara.

Untuk itu, kata dia, masyarakat perlu mewaspadai adanya awan CB yang terbentuk dari suhu yang panas terik pada siang hari, dan mendadak gelap atau mendung. Hal itu ciri awal pembentukan awan CB. Potensi hujan ekstrem setelah terbentuk awan CB bisa diprediksi. Hal itu, ditandai adanya petir dan angin kencang.

“Biasanya hujan ekstrem ini berlangsung singkat, hanya saja curahnya tinggi, bahkan bisa di atas 20 milimeter per jam, petir disertai kilat, dan angin kencang, durasi maksimal satu jam,” katanya.

 

Advertisement