BMKG Nyatakan Indonesia Tidak Akan Terdampak Badai Geomagnetik

Ilustrasi badai geomagnetik/ Instagram

JAKARTA  – Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi menyatakan Indonesia tidak akan terdampak badai matahari atau badai geomagnetik yang akan menghampiri bumi pada Jumat (17/5/2019).

Namun melalui akun resmi instagramnya BMKG mengakui benar adanya telah terjadi lontaran massa Korona matahari yang efeknya mengarah ke bumi.

BMKG juga mencatat adanya peningkatan aktifitas geomagnetik di wilayah indonesia namun masih dalam rentang aman.

Wilayah dengan lintang tinggi (belahan Utara dan Selatan bumi) diperkirakan mengalami dampak paling besar yaitu Aurora yang indah akan terlihat di belahan Bumi Utara dan Selatan namun akan terjadi pula gangguan jaringan listrik bahkan kerusakan trafo jika badainya berlangsung dalam waktu yang lama.

Sebelumnya peramal cuaca luar angkasa di Pusat Prediksi Cuaca Antariksa AS (SWPC) telah melacak tiga gelombang energi matahari yang menyasar ke Bumi.

Energi matahari yang disebut Coronal Mass Ejections (CMEs) bisa memicu gangguan di magnetosfer planet ini. CME adalah semburan kuat partikel dan plasma yang diarahkan ke Bumi.

Namun SPWC menyatakan, badai geomagnetik atau badai Matahari berkekuatan moderat atau lemah, sehingga tidak berdampak merusak.

 

Advertisement