BNPB Berikan Bantuan Pesawat Modifikasi Cuaca ke Riau

ilustrasi

RIAU- Kebakarah lahan dan hutan di Riau masih terus terjadi. Titik panas terus menyebar

Melihat hal itu, Provinsi Riau segera menerima bantuan sebuah pesawat yang akan difungsikan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.

Pesawat modifikasi cuaca tersebut merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Kebijakan ini menyusul dipindahkannya pesawat Cassa ke Sumatera Utara.

‘’Rencananya datanghari ini‘’ kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, seperti dilaporkan JPNN, Kamis (25/8).

Pemindahan pesawat modifikasi cuaca Cassa ke Sumatera Utara dikatakan Edwar untuk mendukung satuan tugas kebakaran hutan dan lahan di sana. “Di Sumut juga terjadi karhutla,’’ lanjutnya.

Edwar menyambut baik datangnya pesawat bantuan pusat. “Saat ini banyak terpantau sel-sel awan cumulus yang berpotensi terbentuk hujan. Sehingga momen tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik,’’ katanya lagi.

Mewakili warga dan Pemerintah Provinsi Riau, dia mengucapkan terima kasih atas dukungan. “Sejauh ini, upaya pihak-pihak terkait di Provinsi Riau telah berhasil menekan angka karhutla secara signifikan dan bencana kabut asap dapat dihindari,’’ ujar Edwar.

Pesawat bantuan BNPB itu, lanjut Edwar, digunakan dalam operasi teknologi modifikasi cuaca untuk membentuk hujan buatan di Provinsi Riau. Pesawat jenis cassa itu sendiri dioperasikan oleh BPBD Riau dengan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Kegiatan penyebaran garam teknologi modifikasi cuaca sejak pertengahan Juli 2016 lalu. ‘’Pesawat itu mampu mengangkut satu ton setiap satu kali terbang setiap hari, ‘’ ujar Edwar.

Pergeseran pesawat dilakukan, Sabtu (20/8) dengan tujuan membantu pengisian waduk Silangit serta memperkuat kinerja satgas karhutla di wilayah itu.

Menurut Edwar, saat ini kondisi kebakaran lahan di Riau cenderung fluktuatif. Pihak BMKG Pekanbaru menyatakan titik api di Riau sempat meningkat tajam hingga mencapai 200-an titik pada 11-17 Agustus 2016 lalu. Sebaran titik api terpusat di wilayah pesisir Riau seperti Rokan Hilir, Dumai dan Bengkalis.

‘’Kondisinya cenderung menurun. Terakhir, berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua pada akhir pekan ini, konsentrasi titik api berada di wilayah Bengkalis, ‘’ tutup Edwar.

Advertisement