spot_img

BNPB Ungkap Penyebab Bertambah Parahnya Banjir di Demak

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, semakin parah karena enam tanggul pembatas aliran sungai di daerah tersebut rusak.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa keenam tanggul yang jebol berada di sepanjang Sungai Wulan, yang membatasi Kabupaten Demak dan Kudus.

Meskipun beberapa tanggul tersebut telah diperbaiki pada bulan Februari, namun pada Minggu (17/3/2024) kemarin, tanggul tersebut kembali jebol akibat tingginya volume air Sungai Wulan yang terus bertambah karena hujan deras.

Hal ini menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi 89 desa di 11 kecamatan dengan ketinggian rata-rata 30 centimeter.

Tim Pusat Data Operasi Bencana Daerah (BPBD) Demak mengonfirmasi bahwa banjir telah mencapai ketinggian melebihi lutut orang dewasa, yakni sekitar 80 centimeter.

Selain itu, arus banjir juga semakin deras di jalan penghubung Demak-Kudus, yang tidak hanya mengganggu lalu lintas tetapi juga membahayakan keselamatan warga yang dievakuasi menggunakan perahu.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Tim Pusat Data Operasi BNPB, sekitar 93.149 orang di Demak terdampak banjir, di mana 22.725 orang telah dievakuasi ke tempat pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles