KABUL – Sebuah serangan bom bunuh diri di ibukota Afghanistan di dekat sebuah pertemuan pendukung pemimpin regional pada hari Kamis (16/11/2017), menewaskan setidaknya sembilan orang dan melukai banyak orang.
Mellaui kantor berita resminya, Amaq, ISIS telah mengaku bertanggung jawab, sementara Taliban membantah terlibat.
Atta Mohammad Noor, gubernur provinsi utara Balkh dan pemimpin partai etnis Tajik Jamiat-i-Islami, tidak hadir pada pertemuan pada saat serangan tersebut.
Ketegangan politik meningkat saat para politisi mulai berebut posisi sebelum pemilihan presiden yang diperkirakan terjadi pada 2019 dan ribuan warga sipil telah terbunuh dalam serangan tahun ini.
Juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan pembom tersebut mendekati hotel yang mengadakan pertemuan dengan berjalan kaki namun diketahui oleh seorang petugas polisi, Sayed Basam Padshah, saat dia mendekati sebuah pos pemeriksaan keamanan.




