Bom di Kedai kopi di Somalia, Senin (8/5/2017)/ Anadolu Agency
SOMALIA – Ledakan bom mobil bunuh diri di sebuah pangkalan militer di Somalia melukai tujuh militer pada Sabtu (9/6/2018) malam.
Kelompok Islam al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Al Shabaab berjuang untuk menggulingkan pemerintah pusat Somalia yang didukung Barat dan menerapkan aturannya berdasarkan interpretasi yang ketat tentang hukum Sharia Islam.
Mayor Hussein Ali, seorang perwira militer Somalia mengatakan kepada Reuters bahwa serangan itu terjadi di sebuah pangkalan militer di luar kota Kismayu di Somalia Selatan.
“Kami menembak (pada) bom mobil bunuh diri sebelum memasuki pangkalan dan meledak di luar pangkalan. Hanya tujuh tentara Somalia yang terluka, ”kata Ali.
Serangan itu di pangkalan yang sama di mana seorang tentara AS tewas dalam serangan pada Jumat malam.
Al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan Sabtu dan mengatakan mereka menewaskan 40 tentara Somalia.
“Kami membunuh 40 tentara Somalia di pangkalan itu,” kata Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer Al Shabaab, kepada Reuters.