Bom Rusia di Kota Mariupol DIsebut Tewaskan 2.500 Orang

Infrastuktur di Ukraina hancur setelah invasi Rusia/ foto: reuters

UKRAINA – Seorang penasihat kepresidenan Ukraina, Oleksiy Arestovych, menyatakan pengeboman Rusia di Kota Mariupol menyebabkan lebih dari 2.500 orang tewas, Senin (14/3).

“Lebih dari 2.500 orang telah dibunuh, berdasarkan laporan resmi dari pihak berwenang kota. Dan ini merupakan bencana yang tidak diberikan penilaian sesuai oleh dunia,” lanjutnya, dilansir CNN.

Namun dia juga mengatakan jika militernya telah sukses di sana, “Kemarin mereka mengalahkan serangan bersenjata di Mariupol, mengambil tawanan perang. Namun karena ini, Rusia kini menyapu kota,” kata Arestovych.

Sebelumnya, Kemerintah Kota Mariupol mengatakan ada konvoi besar berisikan bantuan kemanusiaan untuk kota itu masih belum tiba. Konvoi ini terjebak di Berdyansk, kota yang kini dikuasai pasukan Rusia.

 

Advertisement