PACITAN – Pergerakan tanah yang melanda 13 rumah di Kelurahan Karangnongko, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, menurut pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih dinilai aman.
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pacitan, Pujono menyebut, pihaknya sudah memantau lokasi dan total terdampak pergerakan tanah Karangnongko berdasarkan data resmi di mejanya ada 13 rumah. Lebar retakan paling parah hanya dua sentimeter.
Namun, panjang garis retakan mencapai ratusan meter, jika diukur dari rumah Slamet hingga rumah paling barat yang terdampak.
“Fenomenanya terbilang baru, jika dibandingkan lokasi gerakan tanah lainnya yang ada di Pacitan,” ujarnya, Rabu (15/3/2017), mengutip beritajatim.
Pihaknya belum bisa memberi keputusan apakah warga terdampak pergerakan tanah Karangnongko harus direlokasi atau tidak. Sebab kendati terus berkembang, namun kondisi rumah masih dinilai relatif aman untuk ditinggali.
“Untuk sementara masih relatif aman. Tetapi potensi perkembangannya masih ada, selama hujan terus,” katanya.





