SUKABUMI – Potensi gempa bumi di Sukabumi menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih cukup tinggi sehingga harus diwaspadai semua pihak.
Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana mengatakan dari catatan BPBD, rata-rata setiap bulannya Kabupaten Sukabumi diguncang gempa lebih dari lima kali walaupun kekuatannya tidak begitu besar.
Diungkapkannya, Selasa (14/3/2017) kemarin kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali itu terguncang gempa sebanyak tiga kali yakni pada pukul 09.59 WIB yang berpusat di 7,59 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur di 68 km selatan Palabuhanratu dengan kekuatan gempa 4,9 Skala Richter (SR) dan kedalaman episentrumnya 29 kilometer.
Kemudian pada pukul 17.20 WIB gempa bumi berkekuatan 2,8 SR mengguncang wilayah 105 km Barat Daya Sukabumi tepatnya di 7,88 LS, 106,88 BT dengan kedalaman episentrum 35 kilometer.
Terakhir gempa bumi kembali terjadi di 85 kilometer Barat Daya Sukabumi yang kekuatannya 3,5 SR di 106,67 BT dan 7,65 LS.
Selain itu, pada Rabu(15/3) wilayah Sukabumi kembali ikut terdampak gempa bumi walaupun pusatnya di 8,10 LS-107,91 BT di 56 Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya yang berkekuatan 4,9 SR dengan kedalam episentrum 24 kilometer.
Namun warga diimbau untuk tidak panik dan jika terjadi gempa untuk segera lari ke halaman terbuka. Apalagi beberapa waktu lalu gempa bumi terjadi pada saat Subuh yang guncangnya cukup kencang sehingga membuat panik warga.
“Tidak hanya gempa bumi Kota Sukabumi juga rawan terdampak gunung meletus karena posisinya di kelilingi gunung berapi aktif seperti Gunung Gede, Pangrango dan Salak,” tandasnya, Rabu (15/3/2017), dilansir Okezone.





