
JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Pahlawan, BPJS Ketenagakerjaan dan BNI bersinergi memberikan bantuan iuran perlindungan jaminan sosial bagi 2.000 relawan seluruh Indonesia, termasuk para relawan Dompet Dhuafa yang juga tergabung dalam Corps.
“Relawan, selain bentuk pengabdian juga merupakan pekerjaan dengan resiko yang tinggi. Terlebih di masa pandemi seperti, resiko kematian bukanlah pengecualian. Inilah yang ingin kita coba bantu bersama BNI: bantu perlindungan relawan sehingga relawan menjadi lebih tenang dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan. Dan Hari Pahlawan ini juga sebuah momentum bagi kami untuk terus-menerus memberikan kebaikan kepada seluruh pihak, terutama untuk relawan. Karena relawan adalah pahlawan bagi orang yang membutuhkan,” jelas Hadi Purnomo, selaku Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Jakarta Menara Jamsostek, yang bertandang ke kantor Dompet Dhuafa, Philantropy Building Jakarta Selatan (Selasa, 10/11/2020).
Adapun bantuan yang ditawarkan berupa jaminan kematian dan jaminan kecelakan. BPJS Ketenagakerjaan dan BNI memberikan bantuan untuk jangka waktu tiga bulan pertama bagi seluruh relawan penerima manfaat.
Para relawan yang tergabung dalam DDV itu hingga kini terdapat sebanyak 15.000 relawan yang tersebar ke berbagai penjuru Indonesia.
“Relawan-relawan Dompet Dhuafa tersebar ke berbagai wilayah Indonesia dan terdiri dari berbagai latarbelakang. Ada relawan dengan profesi seperti driver, pedagang, aktivis, fotografer, dokter, perawat, guru, dan lain-lain. Mereka semua tersentuh dan terdorong dengan semangat untuk melakukan kebaikan sebagaimana yang menjadi motto DDV: Satu Hari, Satu Kebaikan. Hal kebaikan tersebut bisa dimulai dari berbagai bentuk dari mulai bentuk yang paling kecil seperti membuang sampah pada tempatnya hingga skala yang besar. Melakukan kebaikan tanpa pamrih dan tanpa tanda jasa menjadi ciri khas seorang relawan,” terang Doni Marlan selaku Direktur Resource Mobilization ZISWAF Dompet Dhuafa, demikian dilaporkan Fajar.




