JAKARTA, KBKNEWS.id – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan kompleks MPR/DPR/DPD, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, menjadi perhatian karena tidak lagi memiliki akses tangga.
Pemprov DKI Jakarta memastikan kondisi tersebut bukan berkaitan dengan aksi demonstrasi yang kerap berlangsung di depan gedung DPR.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim, menjelaskan JPO tersebut merupakan fasilitas yang sebelumnya dibangun oleh Kementerian PUPR.
Menurut Chico, keberadaan JPO kini dinilai kurang efektif karena perubahan pola transportasi dan perkembangan kawasan. Lokasinya juga cukup jauh dari halte serta titik pemberhentian angkutan umum sehingga tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat tergolong rendah.
Pemprov DKI melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan pola pergerakan pejalan kaki, aspek keselamatan, aksesibilitas, serta keterhubungan dengan transportasi publik.
Chico menegaskan pemerintah tidak bermaksud mengurangi fasilitas bagi pejalan kaki. Sebelum melakukan penataan, Pemprov DKI akan memastikan tersedia alternatif penyeberangan yang aman, mudah diakses, dan tetap mendukung mobilitas masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya juga menyatakan JPO yang masih dibutuhkan masyarakat akan tetap dirawat. Sementara JPO yang sudah tidak digunakan atau tidak lagi diperlukan dapat ditarik maupun dibongkar.





