Buka dan Sahur Hanya Minum Air Putih, Kakek Penjual Abu Gosok Menahan Sakit Perut

Kakek penjual abu gosok/ Facebook

JAKARTA – Seorang kakek penjual abu gosok di sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengaku tidak pernah makan saat buka puasa dan hanya minum air putih saat sahur karena kemiskinan yang menjeratnya.

Hal tersebut diungkapkan sang kakek pada salah satu mahasiswa UIN, Fauziah Ulfa, yang kebetulan mengajaknya mengobrol karena iba melihatnya menjual  abu gosok seharga Rp 3000, dibawah panas teriknya matahari.

Fauziah pun menuturkan kisah kakek tersebut dalam akun facebooknya pada Rabu (31/5/2017)  dan menjadi viral, telah dibagikan sebanyak 9.797 kali hingga hari ini.

Menurutnya, kakek tersebut juga mengalami gangguan pendengaran dan tidak bisa berbicara banyak karena perutnya yang sakit menahan lapar.

“Maaf ya neng, saya tidak bisa ngobrol banyak. Perut saya sakit kalau banyak ngobrol’, ujar si kakek.

“Perut saya sakit neng, selama puasa tidak pernah makan karena tidak ada apa-apa dirumah. Saur sama buka cuma pake air putih aja’, Suaranya terdengar parau menahan tangis,” tulis Fauziah yang juga mengungkapkan kala itu ia tak bisa menahan tangisnya karena kasihan.

Advertisement