Bukan Sekedar Selebrasi, Perayaan Hari Anak jadi Momentum Perjuangkan Hak

Ilustrasi. (Foto: BNMK 0819/Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional 2023 merupakan momentum yang mengingatkan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak merupakan tugas bersama.

Bintang Puspayoga mengatakan Hari Anak Nasional bukan hanya selebrasi semata, tetapi momentum untuk mengingatkan upaya bersama dalam memperjuangkan hak-hak dan perlindungan anak Indonesia.

“Hari Anak Nasional bukanlah sekedar perayaan untuk bersenang-senang saja, tetapi menjadi pengingat bahwa kita semua masih perlu bersama-sama memperjuangkan hak-hak dan perlindungan anak Indonesia agar bangsa kita tumbuh menjadi bangsa yang maju dan sejahtera,” katanya.

Sementara dalam acara yang sama, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menginstruksikan jajaran pemerintahan pusat dan daerah mendengarkan dan melaksanakan suara anak yang disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2023.

“Saya telah mendengar suara kalian tadi. Oleh karena itu saya akan instruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan di pusat dan di daerah untuk mendengarkan dan melaksanakan suara kalian, yang tadi kalian sampaikan,” katanya.

Kemen PPPA menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2023 di Semarang mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagar #BeraniKarenaPeduli.

Suara Anak Indonesia (SAI) tahun 2023 turut diserukan oleh Forum Anak Nasional sebagai bentuk perwujudan hak berpartisipasi. SAI tahun 2023 berisi sepuluh butir aspirasi soal pemenuhan hak sipil anak, mengoptimalkan partisipasi anak dalam pengambilan keputusan, serta edukasi bagi anak dan orang tua soal pola asuh demokratis dalam keluarga, serta aspirasi lainnya.

“Hari Anak Nasional membawa makna penting, karena merupakan bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak, sebagai generasi penerus kita,” kata Wapres, dilansir Antara.

Advertisement