JAKARTA – Serangan bom yang meledakkan bus di Suriah menewaskan 68 anak-anak dari 126 korban jiwa. Hal ini dikatakan aktivis yang berada di tempat kejadian.
Bus yang membawa pengungsi dari kota pengepungan di Suriah itu tiba-tiba ditabrak sebuah mobil berisi bahan peledak dekat Aleppo.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan setidaknya ada 109 pengungsi yang dievakuasi dari kota yang dikuasai pemerintah, bersama pekerja bantuan dan tentara pemberontak.
Dilansir dari BBC (17/4), selain korban tewas, banyak juga yang terluka akibat insiden ini. Pasalnya, ledakan tersebut membuat bus terbakar dan ratusan orang yang ada di dalam ikut terbakar.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.
Sementara itu, Paus Fransiskus mengatakan insiden ini sebagai tindakan keji pada pengungsi yang melarikan diri.
“Semoga Tuhan mempertahankan upaya mereka yang aktif bekerja untuk membawa kenyamanan dan bantuan kepada penduduk sipil di Suriah yang tercinta, yang sangat menderita perang yang terus menabur horor dan kematian,” ujar Paus





