
BANDUNG – Prakirawan BMKG Bandung Neneng Sugianto mengatakan ukuran es yang jatuh saat hujan di Bandung bervariasi dari butiran kecil hingga sebesar kelereng.
Menurutnya, hujan es ini terjadi akibat proses kondensasi yang kelewat dingin sehingga air yang menguap berubah bentuk menjadi kristal es.
“Hujan es terjadi akibat proses kondensasi yang terlewat dingin hingga mencapai freezing level. Dengan suhu minus 44 derajat Celcius sehingga terbentuk butiran es. Jadi begitu turun ke bawah masih berupa butiran es,” kata Neneng.
Sementara itu salah satu warga Sadang Sari, mengungkapkan jika genting rumahnya berbunyi ketika hujan es terjadi. “Awalnya terdengar suara tuk tuk tuk di atas genting, ketika saya cek ternyata itu es,” katanya kepada Antara.
Hujan es juga terjadi di Jalan Dipati Ukur, bahkan es yang berjatuhan menumpuk seperti adanya salju.




