SURABAYAÂ – Ratusan bungkus rokok ditemukan dalam 15 koper pakaian calon haji danet membuat Pugas dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyitanya. Bahkan ada seorang calon haji yang lebih memilih tidak bawa baju namu membawa rokok dalam kopernya.
Sekretaris I PPIH Embarkasi Surabaya, Sutarno Pertowiyono mengatakan temuan itu bermula saat kloter 58 berangsur memasuki Asrama Haji pada pagi hari.
Petugas PPIH di Asrama Haji curiga terhadap barang bawaan jemaaah calon haji kloter 58, terutama yang berasal dari Kabupaten Sampang dan Pamekasan, Madura. Kloter 58 terdiri dari jamaah asal Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, Madura, serta Kota Mojokerto dan Sidoarjo.
Belasan koper itu langsung diperiksa dan dibongkar petugas. Tak hanya satu, dilansir Tempo, para petugas menemukan belasan koper jemaah berisi jenis barang bawaan yang sama dalam jumlah yang mencengangkan yakni 15 koper dengan total 809 bungkus rokok.
Untuk mengelabui petugas, para calon haji tersebut membungkus rokok tersebut dalam lipatan baju dan surban.
Bahkan demi rokok, seorang calon haji rela sengaja tak membawa baju sama sekali. Ia lebih memilih memenuhi kopernya dengan rokok daripada baju ganti. “Ya saya tidak bawa baju, nanti beli di sana saja,” kata Sutarno, menirukan ucapan salah satu calon haji.
PPIH Embarkasi Surabaya akan menyerahkan ribuan rokok itu kepada petugas haji daerah asal. Selain rokok, petugas juga mengamankan jamu sebanyak 24 dus, serta obat-obatan atau suplemen sebanyak 12 pak.





