JAKARTA – “Doakan uang ibu banyak ya nak, biar nanti bisa untuk menyekolahkanmu”. Begitu kira-kira uangkapan Wartini kepada anaknya dalam video persembahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kata-kata itu kini telah menjadi kenyataan. Boimin telah menjadi Staf Pengajar di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universita Brawijaya, Malang. Ia juga merupakan lulusan dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.
Boimin merupakan seorang anak dari penjual ayam di Dusun Winong, Desa Jembangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.Boimin berhasil melanjutkan pendidikannya hingga jenjang S2 di University of Massachussets, Amerika Serikat, pada tahun 2016.
Ia adalah penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Dari kecil Boimin merupakan anak yatim, selain itu Boimin juga telah kehilangan ke tiga kakakny karena penyakit kurang gizi.
Setelah sang ibu menikah lagi, kini ayah tiri Boimin bekerja sebagai pengepul ayam yang dijual ke Pasar Ngawi. Mereka hidup serba pas-pasan, untuk menyekolahkan Boimin saja mereka mesti berhutang.
Namun Boimin ketika kecil merupakan pribadi yang taat. Ia memilih belajar sepulang sekolah dan mengaji. Sekarang lain cerita, dilansir dari Tribun (3/4) Boimin sendiri termasuk mahasiswa berprestasi. Ia pernah meraih Anugerah Youth National Science and Technology Award 2010, Program Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2010 dan Pemuda Berprestasi 2011.
Tak hanya itu, kerja keras orang tua Boimin juga mendapat apreasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi.





