China Laporkan 17 Kasus Corona Baru, Lima Diantaranya dari Wuhan

Ilustrasi Pemindai termal di Stasiun Kereta Api Hankou, Wuhan. Transportasi di kota itu akan ditutup pada hari Kamis karena pihak berwenang mencoba untuk memutus penyebaran virus corona baru/ Reuters

CHINA – China melaporkan ada 17 kasus baru Covid-19 pada Senin (11/5/2020), lima dari kasus baru yang dilaporkan terjadi di kota Wuhan, tempat awal mula virus ini pertama kali muncul pada 2019.

Sudah sepekan lalu, kantor berita Xinhua melaporkan tidak terdapat kasus positif Covid-19 di seluruh Provinsi Hubei, termasuk ibu kotanya, Wuhan, selama 32 hari.

Atas dasar itu, berbagai sekolah di Wuhan, Provinsi Hubei, China, kembali beraktivitas, walau terbatas untuk siswa kelas 9 dan 12 yang bakal menghadapi ujian akhir jelang musim panas mendatang.

Keberadaan kasus-kasus baru, seperti dilaporkan kantor berita AFP, memunculkan kekhawatiran adanya gelombang baru penyebaran virus di kota Shulan di Provinsi Jilin.

Sebanyak 11 kasus baru muncul di Shulan sehingga pemerintah China memutuskan untuk memberlakukan karantina wilayah atau lockdown di kota itu.

Kasus-kasus ini terkait dengan seorang perempuan yang bekerja di binatu. Perempuan berusia 45 tahun itu menularkan virus ke suaminya, adik-adiknya, dan beberapa kerabat.

Shulan berada dekat perbatasan Korea Utara, yang mengklaim tidak menangani satu pun kasus Covid-19.

Secara keseluruhan, China terus mengalami penurunan jumlah infeksi baru virus corona. Ada 12 kasus tanpa gejala dan tidak ada kematian baru.

Jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi saat ini di China telah mencapai 82.918. Adapun jumlah korban meninggal di negara itu yang tercatat tetap 4.633.

 

Advertisement