CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga di wilayah Cianjur utara, untuk waspada pergerakan tanah dan longsor.
Menurut Kepala BPBD Cianjur Asep Suparman, kemarau panjang yang terjadi selama beberapa bulan terakhir membuat tanah menjadi rengkah dan retak-retak, sehingga dapat menimbulkan pergerakan tanah dan longsor ketika diguyur hujan deras.
Sejumlah wilayah di utara Cianjur seperti Cugenang, Pacet, Cipanas, Sukaresmi dan Cikalongkulon, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya bencana.
“Cuaca ekstrem saat ini, sulit diprediksi, sehingga warga yang tinggal di wilayah rawan bencana kami imbau untuk waspada dan segera mengungsi jika melihat tanda-tanda alam akan terjadi bencana,” katanya, Kamis (5/10/2017) dilansir Antara.
Diberitakan sebelumnya bencana pergerakan tanah sudah melanda Takokak dan mengakibatkan ratusan KK mengungsi.





