Daftar Lengkap Daerah PPKM Level 2, 3, dan 4 di Jawa-Bali

Pandemi Covid-19 belum usai sehingga kemungkinan lonjakan masih bisa terjadi akibat euforia dan pelonggaran PPKM serta munculnya varian virus baru. Tetap jaga prokes 3M, tingkatkan testing dan tracing serta perluas vaksinasi dan antisipasi varian baru. (ilustrasi Detik)

JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan aturan terbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada periode 22-28 Februari 2022. Pada periode ini, terdapat kenaikan daerah berstatus PPKM Level 3 di Jawa-Bali dibandingkan pekan lalu. Seiring dengan itu, daerah berstatus level 2 mengalami penurunan. Bahkan, ada 4 daerah yang kini berstatus PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

Berikut daftar lengkapnya berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 12 Tahun 2022, dikutip dari Kompas.

PPKM Level 4

Jawa Barat Kota Cirebon Jawa Tengah Kota Tegal Kota Magelang Jawa Timur Madiun

PPKM Level 3

Banten Kota Tangerang Kota Cilegon Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kota Tangerang Selatan Kota Serang DKI Jakarta Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Utara Jakarta Pusat Jawa Barat Kota Sukabumi Kota Bogor Kota Bekasi Kota Bandung Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Purwakarta Kabupaten Pangandaran Kabupaten Majalengka Kota Tasikmalaya Kota Depok Kota Cimahi Kota Banjar Kabupaten Karawang Kabupaten Indramayu Kabupaten Cirebon Kabupaten Bogor Kabupaten Bekasi Kabupaten Bandung Barat Kabupaten Bandung Kabupaten Sumedang Kabupaten Subang.

Jawa Tengah

Kabupaten Wonosobo Kabupaten Wonogiri Kabupaten Temanggung Kabupaten Tegal Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Sragen Kabupaten Purworejo Kabupaten Purbalingga Kabupaten Pemalang Kabupaten Pati Kabupaten Magelang Kabupaten Kudus Kota Surakarta Kota Semarang Kota Salatiga Kota Pekalongan Kabupaten Klaten Kabupaten Kendal Kabupaten Kebumen Kabupaten Karanganyar Kabupaten Banyumas Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Semarang Kabupaten Pekalongan Kabupaten Jepara Kabupaten Boyolali Kabupaten Batang Kabupaten Demak

DIY

Kabupaten Sleman Kabupaten Bantul Kota Yogyakarta Kabupaten Kulonprogo Kabupaten Gunungkidul Jawa Timur Kabupaten Tulungagung Kabupaten Situbondo Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Luamajang Kota Surabaya Kota Probolinggo Kota Mojokerto Kota Malang Kota Kediri Kota Batu Kabupaten Kediri Kabupaten Jombang Kabupaten Bondowoso Kabupaten Sampang Kabupaten Nganjuk Kabupaten Mojokerto Kabupaten Malang Kabupaten Lamongan Kota Pasuruan Kabupaten Gresik Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Bangkalan Bali Kabupaten Jembrana Kabupaten Bangli Kabupaten Karangasem Kabupaten Badung Kabupaten Gianyar Kabupaten Klungkung Kabupaten Tabanan Kabupaten Buleleng Kota Denpasar

PPKM Level 2

Jawa Barat Kabupaten Kuningan Kabupaten Sukabumi Kabupaten Cianjur Kabupaten Ciamis Kabupaten Garut Jawa Tengah Kabupaten Rembang Kabupaten Cilacap Kabupaten Grobogan Kabupaten Brebes Kabupaten Blora Jawa Timur Kabupaten Trenggalek Kabupaten Ponorogo Kabupaten Pacitan Kabupaten Ngawi Kabupaten Magetan Kabupaten Madiun Kota Blitar Kabupaten Blitar Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Tuban Kabupaten Sumenep Kabupaten Probolinggo Kabupaten Pasuruan Kabupaten Pamekasan Kabupaten Jember

Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kenaikan level asesmen sejumlah daerah ini disebabkan oleh tingkat rawat inap pasien Covid-19 yang meningkat. “Kenaikan level asesmen ini di masing-masing daerah disebabkan tingkat rawat inap yang meningkat,” tutur Luhut. Meski demikian, sejumlah daerah telah mengalami pernurunan dalam tujuh hari terakhir, seperti DKI Jakarta dan Bali.

 

Advertisement