
JAKARTA, KBKNEWS.id – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, Senin (20/7/2026). LKC Dompet Dhuafa merupakan salah satu mitra yang terus mendorong pembangunan kesehatan.
Piagam penghargaan diserahkan dalam rangkaian Malam Gala Dinner Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara yang turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan pemberian penghargaan kepada para mitra pembangunan.
Penghargaan diberikan atas kontribusi LKC Dompet Dhuafa NTB dalam mendukung peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), serta peningkatan sanitasi melalui Program Bidan untuk Negeri di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, Lalu Bahrudin.
Kepala LKC Dompet Dhuafa NTB, Zulkarnaen Al Khotibi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Penghargaan ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan komitmen bersama untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui Program Bidan untuk Negeri di Desa Senaru,” ujar Zulkarnaen.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi amanah dan motivasi bagi LKC Dompet Dhuafa NTB untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi serta menghadirkan manfaat yang nyata, khususnya bagi masyarakat yang masih membutuhkan akses layanan kesehatan,” jelasnya.
Melalui Program Bidan untuk Negeri, LKC Dompet Dhuafa NTB menempatkan tenaga bidan di desa untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar dan mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.
Pelayanan tersebut meliputi pendampingan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, pemantauan kesehatan bayi dan balita, edukasi kesehatan, serta deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.
Program tersebut juga mendorong peningkatan sanitasi lingkungan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat agar warga dapat terlibat secara aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Dalam pelaksanaannya, Program Bidan untuk Negeri dijalankan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Zulkarnaen menambahkan, dukungan pemerintah daerah dan seluruh mitra menjadi kekuatan dalam menjaga keberlanjutan program kesehatan di tengah masyarakat.
“Kami berharap sinergi bersama pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader, dan seluruh mitra dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, layanan kesehatan yang berkualitas dan merata dapat semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.




