Yerusalem-Dalam waktu dua hari ,Polisi Israel menahan 52 warga Palestina di Yerusalem Timur. Hal ini dilakukan saat jam malam.
Sebanyak 700 polisi Israel dan penjaga perbatasan terlibat dalam operasi penerapan pada malam hari di Permukiman Palestina Issawiya dan Ras Al-Amud di Yerusalem Timur, kata juru bicara kepolisian Yahudi Luba Samri.
Mereka mengklaim bahwa orang-orang yang ditangkap terlibat dalam kegiatan kriminal, seperti melempari warga Israel dengan batu dan gangguan umum lain, serta pelanggaran properti dan narkotika.
Selain  menangkap 52 orang, sebanyak 28 warga Palestina lainnya dipanggil untuk diinterogasi.
Wakil dari Lembaga Asuransi Nasional, Departemen Layanan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Praja Yerusalem serta Dinas Pajak Israel juga terlibat dalam operasi tersebut.
operasi itu bertujuan mencegah kegiatan melanggar hukum di permukiman tersebut dan “meningkatkan prasarana serta layanan buat warga yang patuh terhadap hukum” Israel.
“Tujuan operasi tersebut ialah untuk dengan tegas menangani mereka yang terlibat dalam kegiatan kriminal dan pelanggaran ketenangan masyarakat. Selain itu, operasi tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga yang patuh hukum,” kata wanita juru bicara polisi itu, sebagaimana dikutip Xinhua, Rabu (26/7).




