CIANJUR – Dampak gempa di Cianjur menyebabkan para penanam modal membatalkan untuk membeli tanah atau properti di Kabupaten Cianjur sehingga pendapatan pajak tanah turun drastis.
Kabid Penataan dan Pendataan Pajak Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Cianjur Ardian mengatakan, para investor berpendapat bahwa seluruh kecamatan Cianjur terdampak besar oleh gempa.
Padahal dari 16 kecamatan, hanya 5 yang mengalami dampak parah diantaranya Kecamatan Cugenang, Warungkondang, Pacet, Cilaku dan Cianjur.
“Tadinya para investor mau beli properti dan tanah tidak jadi karena melihat dampak bencana di Cianjur. Kayanya dipending dulu ditanguhkan dulu,” katanya, Selasa, (29/11/2022), dilansir radarcianjur.
Sedangkan mengenai pajak yang lainnya seperti papan reklame mengalami kenaikan bahkan over. “Sudah oper 101 persen papan reklame, kalau tahun sebelumnya menjelang akhir tahun 90 persen,” tuturnya.
Ardian menambahkan, hotel dan restoran malah mengalami dampak baik cukup signifikan satu pekan berjalan.
“Selain itu dampak baik yang cukup signifikan yaitu hotel dan restoran yang berkunjung selama 7 hari terakhir mencapai 101 persen. Biasanya 90 persen, targetnya Rp90 miliar lebih,” tandasnya.




