Dana World Vision Diduga Masuk ke Hamas, Australia Hentikan Sementara Bantuan Ke Palestina

Ilustrasi, Satu truk bantuan obat dari rakyat Indonesia diserahkan ke Kementerian Kesehatan Gaza. -Foto : Dok. Bang Onim

PALESTINA – Adanya dugaan perwakilan di Gaza yang menyalurkan dana ke kelompok Hamas, membuat Australia sementara waktu menangguhkan dana ke Palestina.

Dilaporkan Reuters, pengakuan tersebut diungkapkan Mohammad El Halabi, Manajer operasi World Vision di Gaza yang ditangkap Israel, 15 Juni lalu.

Kamis (4/8/2016), pejabat keamanan senior Israel mengungkapkan pengakuan Halabi yang telah memberikan sekitar 7,2 juta dolar AS untuk Hamas.

World Vision, organisasi penggolongan dana Australia di Palestina mengaku terkejut hal tersebut. Namun atas tuduhan ini, juru bicara Hamas menampik pernyataan tersebut dan menyebut tidak pernah berhubungan dengan Halabi.

Untuk sementara waktu, Jumat (5/8/2016) Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia menyatakan akan menangguhkan terlebih dahulu pemberian dana terhadap Palestina hingga mendapat informasi tentangt keakuratan laporan tersebut.

“Kami menangguhkan penyediaan dana melalui ke World Vision untuk wilayah Palestina hingga penyelidikan selesai dilakukan,” katanya.

Selama tiga tahun terakhir, Australia telah memberi sekitar 4.350.000 dolar AS ke World Vision untuk bantuan ke Palestina.

Seperti diketahui, Hamas dianggap kelompok terorisme bagi Israel dan Amerika Serikat. Sehingga jika dana bantuan mengalir ke Hamas, berarti secara tidak langsung telah mendukung aksi terorisme.

Advertisement