Data Kerusakan Akibat Gempa Maluku

Kerusakan bangunan akibat gempa Ambon yang diabadikan BNPB/ BNPB

MALUKU – Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan berbagai kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa 6,8 SR yang mengguncang Maluku Kamis pagi tadi.

Sejumlah kerusakan tersebut diantaranya:

1. Retaknya Sambungan Jembatan Merah Putih
2. Kerusakan pada Gedung Rektorat Universitas Pattimura
3. Kerusakan pada Auditorium Universitas Pattimura
4. Kerusakan pada Gedung Kampus Universitas Pattimura jurusan Kehutanan
5. 2 unit Rumah milik warga desa Toisapu Kecamatan Leitimur Selatan mengalami Rusak Berat
6. 1 unit Pasar Apung di Negeri Pelau Kabupaten Maluku Tengah
7. Retaknya Jalan utama menuju dermaga Ferry Desa Liang, kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah
8. Kerusakan pada Kampus IAIN dan mengakibatkan 1 org luka-luka,dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat
9. Kerusakan pada 1 buah Masjid di Gunung Malintang Kota Ambon
10. Kerusakan pada 1 unit Rumah masyarakat di Hative Kecil Kota Ambon
11. Kerusakan bagian Plafon Gedung BLK
12. Kerusakan pada Gedung Kantor Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku
13. Kerusakan pada Gedung Gereja Rehoboth
14. Kerusakan pada Gedung Kantor Dinas Sosial Provinsi Maluku
15. Kerusakan pada bangunan Mal Citi Mal

Pascagempa, BPBD setempat telah melakukan upaya untuk mensosialisasikan kepada warga untuk tetap tenang. “BPBD bersama mitra di daerah melakukan upaya penanganan darurat kepada para korban terdampak,” pungkasnya.

Sebelumnya diinformasikan gempa bermagnitude 6.8 mengguncang wilayah Maluku pada Kamis (26/9), pukul 06.46 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa terjadi pada 40 km timur laut Ambon, Maluku dengan kedalaman 10 km. BMKG merilis tidak adanya potensi tsunami.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Ambon dan Kairatu pada skala intensitas V MMI, di Paso II-III MMI dan Banda II MMI. BMKG merilis bahwa berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Selanjutnya BMKG juga merilis terjadinya gempa susulan dengan parameter M 5.6. Gempa susulan tersebut terjadi pada pukul 07.39 WIB dengan parameter 18 km Timur Laut Ambon, Maluku dengan kedalaman 10 km.

Plt Kepala BNPB Agus Wibowo mengimbau warga setempat selalu waspada terhadap gempa-gempa susulan dan tidak terpancing dengan informasi palsu yang dapat menimbulkan kepanikan maupun ketakutan.

“Pastikan informasi resmi, seperti yang bersumber dari pemerintah daerah setempat dan BMKG.”

Advertisement