SURABAYA – Dompet Dhuafa Jawa Timur melalui program Layanan Mustahik (Lamusta) membantu memberikan modal usaha pada, Ari Kusmiati (48), seorang ibu yang menjadi tulang punggung keluarga untuk tiga anaknya.
Pada Rabu (16/2/2022), tim program Dompet Dhuafa Jawa Timur, Agus Tri Budi mendatangi kediaman Bu Ari di kawasan sekitar Surabaya. Kepada Dompet Dhuafa Jawa Timur, ia mengajukan dana untuk bantuan modal usaha warung penyetan.
Bu Ari bercerita, sebelumnya ia pernah mendapat pinjaman dana dari bank titil atau bank keliling karena prosedurnya mudah cukup dengan KTP. Namun setelah berjalan beberapa bulan, belum balik modal namun Bu Ari sudah harus mengembalikan pinjamannya sekaligus bunganya yang begitu besar.
Ia kemudian kehabisan modal dan takut untuk meminjam lagi. Suatu langkah preventif yang bijak tak mau lagi tergiur dengan kemudahan pinjaman. Ditambah ia masih memiliki tanggungan untuk mengangsur empat kali lagi. Ia pun memilih untuk gulung tikar.
“Bu Ani adalah tulang punggung keluarga, beliau ditinggal suaminya menikah lagi sehingga jarang sekali diberikan uang belanja dan dipenuhi kebutuhan rumahnya. Beliau memang memiliki tiga anak yang sudah berkeluarga, namun juga masih ada tanggungan tiga anak yang masih kecil-kecil dan sebentar lagi akan masuk sekolah,” terang Agus, dikutip dari dompetdhuafa.org.
Setelah memilih tidak melanjutkan jualan, Bu Ari memilih menjadi buruh tukang bersih-bersih rumah yang upahnya hanya 50 ribu per hari. Hasil yang didapatnya per hari itu untuk mencukupi kebutuhannya dan ketiga anaknya ternyata tidak cukup.
“Alhamdulillah, saya sangat senang sekali karena insyaAllah harapan saya terwujud untuk jualan lagi. Alhamdulillah juga dulu saya sudah lumayan banyak pelanggan mas, sering menanyakan kapan warungnya buka lagi, sebentar lagi juga mau Ramadhan biasanya saya banyak orderan untuk buka bersama. Saya ucapkan terimakasih buat Dompet Dhuafa dan donatur, semoga keberkahannya bertambah,” ucapnya.





