Demi Sekolah, Belasan Anak di Sichuan Rela Panjat Tebing

Jalur yang harus ditempuh untuk sampai ke sekolah/ NetEase

SICHUAN-Tak hanya di pelosok Indonesia saja sejumlah anak butuh perjuangan berat untuk sampai ke sekolah. Tapi, di Tiongkok juga ada daerah yang untuk sampai ke sekolah harus berjuang keras.

Seperti yang terjadi di desa Atule’er Village, Sichuan Selatan, Tiongkok.

Saban hari 17 anak yang tinggal di desa tersebut terpaksa harus memanjat atau menuruni satu set tangga, yang ditempatkan di sebuah tebing setinggi 800 meter untuk pergi ke sekolah.

Seperti dilansir NetEase, Kamis (27/5) anak-anak yang berusia 11-14 tahun itu dipaksa bertaruh nyawa untuk menimba ilmu. Mereka harus melewati rintangan tersebut untuk pergi dan pulang ke sekolah. Ini bukan kontes, namun ini karena memang tidak ada jalan lain untuk ke sekolah.

Ya, sekitar 72 keluarga tinggal di desa yang terletak di tebing tersebut. Sekolah terdekat, terletak di bawah rumah mereka.

Selain itu, di desa tersebut tak ada telepon genggam dan sinyal.

Cerita dari desa Atule’er itu menyebar menjadi viral di media sosial Tiongkok, dan memantik simpati para netizens untuk meminta pemerintah, sejenak memperhatikan dan memberikan solusi.

Cukup berpengaruh. Simpati dari massa, membuat pemerintah daerah setempat berkunjung ke desa tersebut. Untuk sementara, mereka akan membangun satu set tangga baja, sebelum nantinya dicarikan solusi yang lebih baik.

Advertisement