JAKARTA, KBKNEWS.id – Peta politik Amerika Serikat (AS) memasuki babak baru dengan semakin banyak tokoh Muslim yang berhasil menempati posisi strategis di pemerintahan.
Sebut saja Zohran Mamdani mencetak sejarah sebagai Muslim pertama yang terpilih menjadi Wali Kota New York City. Politisi muda Partai Demokrat berusia 34 tahun itu mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa. Kemenangan Mamdani menandai tonggak penting bagi representasi Muslim di negeri itu.
Di Virginia, Ghazala Hashmi menjadi perempuan Muslim pertama yang menjabat sebagai wakil gubernur negara bagian tersebut setelah meraih kemenangan telak atas kandidat Partai Republik John Reid. Sementara itu, Abdullah Hammoud kembali memenangkan kursi Wali Kota Dearborn, Michigan, dengan perolehan suara mayoritas.
Selain mereka, sejumlah nama lain juga mencatat prestasi serupa. Amer Ghalib tetap menjabat sebagai Wali Kota Hamtramck, Michigan; Bill Bazzi memimpin Dearborn Heights sebelum ditunjuk menjadi duta besar AS untuk Tunisia; dan Ibrahim Baycora menjadi Kepala Polisi Muslim pertama di Paterson, New Jersey.
Di tingkat nasional, Keith Ellison dan Andre Carson masih menjadi wakil penting komunitas Muslim di Kongres AS, bersama Rashida Tlaib dan Ilhan Omar yang dikenal sebagai simbol keberagaman politik Amerika.
Fenomena ini menandai meningkatnya inklusivitas dalam politik AS, di mana tokoh-tokoh Muslim tak hanya hadir, tetapi juga dipercaya memimpin kota hingga negara bagian besar.




