JAKARTA – Dompet Dhuafa bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menginisiasi talkshow bertajuk “Waqf Invest Talk: Manfaat Abadi dengan Investasi dan Berbagi” di Gedung BEI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/3).
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR), Ahmad Juwaini, dalam sambutannya menyampaikan, awalnya Dompet Dhuafa menjaga amanah para wakif untuk menyalurkan sedekah jariyahnya dalam berbagai bentuk sarana kebaikan, seperti pembangunan rumah sakit, sekolah, pesantren, dan masjid.
Dia menjelaskan, manfaat wakaf itu seperti bola salju yang menggelinding, dimensi manfaatnya lebih besar. Jika di sektor produktif, selain memberi manfaat kepada orang yang membutuhkan, kita juga akan melibatkan banyak orang untuk bekerja di sana.
Sejalan dengan Juwaini, Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh menyebutkan bahwa wakaf dalam konteks pasar modal merupakan investasi, yang mana aset akan terus bertumbuh. Sayangnya, masyarakat masih beranggapan bahwa aset wakaf itu hanya benda mati.
Kepada para peserta yang terdiri dari donatur, mitra aliansi, mahasiswa, dan umum tersebut, Irwan bercerita mengenai proses sosialisasi dan pengembangan produk wakaf sebagai salah satu mekanisme investasi.
Ia memulainya dengan bekerja sama dengan Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuat fatwa tentang mekanisme transaksi saham. Kemudian fatwa tersebut menjadi basis dalam perkembangan sebuah platform bernama Sharihah Online Trading System (SOTS).
Sementara Kepala Lembaga Pengembangan Investasi Wakaf (LPIW) Dompet Dhuafa Prima Hadi Putra, menjelaskan, wakaf memiliki definisi yang luas.
Dompet Dhuafa sendiri telah melakukan banyak improvisasi dan transformasi dalam menciptakan program untuk menyalurkan dana wakaf. Salah satunya, pada tahun 2004, Dompet Dhuafa mulai meluncurkan produk reksadana yang berkembang sampai saat ini.
Putra mengingatkan tentang pentingnya bagi seorang nazir wakaf untuk menghasilkan program yang diminati oleh pasar.
“Selain amanah mengelola titipan dari para wakif, Dompet Dhuafa juga harus dapat terus kreatif menghasilkan produk yang diminati oleh masyarakat,” tuturnya.





